Roh Kudus Dalam Perjanjian Baru - Kisah Para Rasul PDF Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Tuesday, 14 September 2010 14:16

Roh Kudus Dijanjikan

1.2  sampai pada hari Ia terangkat.  Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.

1.5  Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”
 

1.8  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”Pentakosta.

 

1.1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
 

1.2 Tiba tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, dimana mereka duduk;

1.3 Dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran  dan hinggap pada mereka masing masing.

1.4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

2.37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul rasul yang lain: “Apakah yang kami perbuat, saudara saudara?”

2.38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima Roh Kudus.

2.39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.”

Petrus menyembuhkan orang lumpuh.

3.6 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu,berjalanlah!”

3.7 Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri.  Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.

3.8 Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian kemari dan mengikuti mereka kedalam bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.
3.9  Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah,

3.10 lalu mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah bait Allah, sehingga mereka takjub dan tercengang tentang apa yang telah terjadi padanya.


Doa Jemaat.

4.24  Ketika teman teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama sama kepada Allah, katanya:
“Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.

4.25 Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

4.26 Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

4.27 Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dab Pontius Pilatus berserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Enkau urapi,

4.28 untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu.

4.29  Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu.

4.30 Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujiizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus.”

4.31  Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Tanda-tanda dan mujizat-mujizat

5.12 Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak.  Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat.

5.14 Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan,

5.15 bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya diatas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka.

5.16  Dan juga orang banyak dari kota-kota di sekitar Yerusalem datang berduyun-duyun serta membawa orang –orang yang sakit dan orang-orang yang diganggu roh jahat.  Dan mereka semua disembuhkan.

5.32  Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia”.
Tujuh orang dipilih untuk melayani orang miskin

6.3  karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang diantaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk  tugas itu,

6.5  Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia.

6.7  Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.

Tuduhan terhadap Stefanus

6.8  Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak.

6.10  tetapi mereka  tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.

7.51  Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, sedemikian juga kamu.

7.55  Tetapi Stefanus yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.

7.59  Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: “ Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku.”

7.60  Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!”  Dan dengan perkataan ini meninggallah ia.

Filipus di Samaria

8.7  Sebab dari banyak  oarng yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras,  dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan.

8.15  Setibanya disitu kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang  Samaria itu beroleh Roh Kudus.

8.16  Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorangpun diantara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.

8.17  Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus.

8.18  ketika Simon melihat bahwa pemberian Roh Kudus  terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka,

8.19 serta berkata: “Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku diatas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus.”

8.20  Tetapi Petrus berkata kepadanya: “Binasalah kiranya uangmu itu bersama engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang.

8.21  Tidak ada bagian atau hakmu untuk perkara ini, sebab hatimu tidak lurus di hadapan Allah.

8.22  Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini;

8.23  sebab kulihat, bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat dalam kejahatan.”

8.24  Jawab Simon: “Hendaklah kamu berdoa untuk aku kepada Tuhan, supaya kepadaku jangan kiranya terjadi segala apa yang telah kamu katakan itu.”
Sida-sida dari tanah Etiopia

8.29  Lalu kata Roh kepada Filipus: “Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!”

8.30 Filipus segera ke situ dan dan mendengar sida-sida itu sedang membaca ktiab nabi Yesaya.  Kata Filipus: ” Mengertikah tuan tentang apa yang tuan baca itu?”

8.39  Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi.  Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.

Saulus bertobat

9.17  Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu.  Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”

9.31  Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai.  Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.

9.40  Tetapi  Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa.  Kemudian ia berpaling kepada ke mayat itu dan berkata: “Tabita, bangkitlah!”  Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk.
Petrus dan Kornelius

10.19  Dan ketika Petrus sedang berpikir tentang penglihatan itu, berkatalah Roh: “Ada tiga orang mencari engkau.

10.20 Bangunlah, turunlah ke bawah dan berangkatlah bersama-sama dengan mereka, jangan bimbang, sebab Aku yang menyuruh mereka ke mari.”

10.34  Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: “Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.

10.35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.

10.36  Itulah Firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.

10.37  Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes,

10.38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

10.40  Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, bahwa  Ia menampakan diri,

10.41 bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari antara orang mati.

10.42  Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.

10.43  Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.”

10.44  Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.

10.45  Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat ,bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,

10.46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah.  Lalu kata Petrus:

10.47 “Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?”

10.48  Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus.  Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.

 

Petrus mempertanggung jawabkan baptisan Kornelius di Yerusalem.

11.15  Dan ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus atas mereka, sama seperti dahulu keatas kita.

11.16  Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis kamu dengan air tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.

11.17  Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya  kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?

11.18  Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: “jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang meminpin kepada hidup.”

11.24 karena Barnabas adalah orang baik, penuh Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.

11.28  Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar.  Hal itu juga terjadi pada jaman Klaudius.


Barnabas dan Saulus diutus


13.9 Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap Dia,

13.10  dan berkata: “ Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?

13.11  Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan datang menimpa engkau, dan engkau menjadi buta, beberapa hari lamanya engkau tidak dapat melihat matahari.”  Dan seketika itu juga orang itu merasa diliputi kabut dan gelap dan sambil meraba-raba ia harus mencari orang untuk menuntun dia.

13.12  Melihat apa yang telah terjadi itu, percayalah gubernur itu; ia takjub oleh ajaran Tuhan.
Ke Ikonium, Listra dan Derbe

14.9  Dan Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan.

14.10  Lalu kata Paulus dengan suara nyaring: “Berdirilah tegak di atas kakimu!”  Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian kemari.

Sidang  di Yerusalem

15.8  Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita,

15.9 dan Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman.

15.10  Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?

15.28  Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini:

 

Paulus menyeberang ke Makedonia

16.6  Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.

16.7  Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Kudus tidak mengizinkan mereka.

16.9  Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: “Menyeberanglah kemari dan tolonglah kami!”

16.16  Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar.

16.17  Ia mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil beseru, katanya: “Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi.  Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan.”

16.18  Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. Tetapi Paulus tidak tahan lagi akan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh itu:  “Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari perempuan ini. “  Seketika itu juga keluarlah roh itu.

Paulus di Efesus

 

19.2  Katanya kepada mereka: “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?”  Akan tetapi mereka menjawab dia: “Belum, bahkan kami belum mendengar ada Roh Kudus.”

19.3  Lalu kata Paulus kepada mereka: “Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?”  Jawab mereka:” Dengan baptisan Yohanes.”

19.4  Kata Paulus: “Baptisan Yohanes adalah pembatisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus.”

19.5  Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.

19.6  Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah  Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

19.11  Oleh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa,

19.12 bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakannya atas orang orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.

 

Anak -anak Skewa

19.13  Juga beberapa tukang  jampi Yahudi, yang berjalan keliling di negeri itu, mencoba menyebut nama Tuhan Yesus atas mereka yang kerasukan roh jahat dengan berseru, katanya: “Aku menyumpahi kamu demi nama Yesus yang diberitakan oleh Paulus.”

19.14  Mereka yang melakukan hal itu adalah tujuh  orang anak dari seorang imam  kepala Yehudi yang bernama Skewa.

19.15  Tetapi roh jahat itu menjawab: “Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu siapakah kamu?”

19.16  Dan orang yang dirasuk roh jahat itu menerpa mereka dan menggagahi mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan luka-luka.

19.17  Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyurlah nama Tuhan Yesus.

19.18  Banyak diantara mereka yang telah percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuatan seperti itu.

19.19  Banyak juga diantara mereka, yang pernah melakukan sihir, mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya didepan mata semua orang.  Nilai kitab itu ditaksir lima puluh ribu uang perak.

19.20 Dengan jalan ini makin tersiarlah firman Tuhan dan makin berkuasa.
Dari Makedonia ke Troas

20.7   Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus berbicara dengan saudara-saudara disitu, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya.  Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam.

20.8  Di ruang atas, di mana kami berkumpul, dinyalakan banyak lampu.

20.9  Seorang muda bernama Eutikhus duduk di jendela.  Karena Paulus amat lama berbicara, orang muda itu tidak dapat menahan kantuknya.  Akhirnya ia tertidur lelap dan jatuh  dari tingkat ketiga ke bawah.  Ketika ia diangkat orang, ia sudah mati.

20.10  tetapi Paulus turun kebawah.  Ia merbahkan diri ke atas orang mudah itu, mendekapnya, dan berkata: “jangan ribut, sebab ia masih hidup. “

Perpisahan Paulus dengan para panatua di Efesus

20.23  Selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku.

20.24  Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.
Paulus di Tirus dan di Siprus

21.10  Setelah beberapa hari kami tinggal di situ, datanglah dari Yudea seorang nabi bernama Agabus.

21.11  Ia datang kepada kami, lalu mengambil ikat pinggang Paulus.  Sambil mengikat kaki dan tangannya sendiri ia berkata:  “Demikianlah kata Roh Kudus: Beginilah orang yang empunya ikat pinggang ini akan diikat oleh orang –orang Yahudi di Yerusalem dan diserahkan ke dalam tangan bangsa-bangsa lain.”

21.12  Mendengar itu kami bersama-sama dengan murid-murid di tempat itu meminta, supaya Paulus jangan pergi ke Yerusalem.

21.13  Tetapi Paulus menjawab: “Mengapa kamu menangis dan dengan jalan demikian mau menghancurkan hatiku? Sebab aku ini rela bukan saja untuk diikat, tetapi juga untuk mati di Yerusalem oleh karena nama Tuhan Yesus. “

21.14  Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami  menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!”
Pembicaraan dengan orang Yahudi di Roma

28.25  Maka bubarlah pertemuan itu dengan tidak ada kesesuaian di antara mereka.  Tetapi Paulus masih mengatakan perkataan yang satu ini:  “Tepatlah firman yang disampaikan Roh Kudus kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi Yesaya:

28.26  Pegilah kepada bangsa ini, dan katakanlah:
Kamu akan mendengar, dan mendengar, namun tidak mengerti,  Kamu akan melihat dan melihat, namun tidak bisa menanggap.

28.27  Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

28.28  Sebab kamu harus tahu, bahwa keselamatan yang dari pada Allah ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarnya.”

Renungan

1.  Lihatlah tentang peristiwa Pentakosta diatas.  Dalam gerakan karismatik Katolik, banyak  peristiwa peristiwa baptisan itu tidak terjadi  pada hari Pentakosta.  Bagaimana pendapat anda, apakah sesuatu yang tidak selalu persis dengan kitab suci dapat dianggap menyimpang?

2. Lihatlah pada peristiwa Doa Jemaat, dimana terjadi pengulangan baptisan Roh Kudus.  Apakah bisa seseorang mengalami baptisan Roh Kudus berulang kali? Disini tidak dijelaskan apakah pada peristiwa ini seseorang mengalami baptisan sampai dua kali karena tidak diperinci secara jelas nama orang orang yang mengalami baptisan Roh Kudus pada peristiwa Pentakosta dan pada peristiwa Doa Jemaat.
Apakah pada peristiwa ini yang ingin ditekankan adalah bahwa peristiwa baptisan ini tidak hanya terjadi pada peristiwa Pentakosta saja tetapi bisa terjadi berulang ulang karena kemudian rasul Petrus dan Paulus juga bisa menumpangkan tangan untuk memohon baptisan Roh Kudus untuk mereka yang didoakannya.
Katanya, peristiwa baptisan Roh Kudus ini berlangsung sampai dengan abad ke delapan, tetapi kemudian berangsur angsur mulai menghilang, walaupun tidak seluruhnya hilang karena ada golongan orang tertentu saja yang mendapatkan karunia tersebut, yaitu orang orang yang sudah dewasa tingkat rohaninya, salah satunya adalah seorang Santo yang ordonya masih ada di dunia, termasuk Indonesia, yaitu Santo Franciscus dari Asisi, dimana ibu Theresia dari Calcuta, juga terinspirasi dengan doanya  .

Tuhan jadikanlah aku alat damai-Mu,
Sehingga di mana ada kebencian, aku bisa membawa kasih;
Dimana ada kesalahan, aku bisa membawa roh pengampunan,
….
Namun sekarang dimana rasionalitas hampir ditempatkan diatas segalanya, kejadian kejadian dahsyat itu kembali terulang, yang tentu saja kejadian kejadian yang terjadi memang tidak masuk akal manusia.

Apakah ini untuk menyentil umat manusia yang terlalu mengagungkan akal ?
Apakah ini merupakan suatu anugerah Allah untuk umat manusia sebelum akhir jaman.
Apakah karunia rohani ini memang harus dicari oleh umat yang percaya kepada-Nya?
Bagaimana caranya agar umat yang menginginkannya bisa mendapatkan karunia tersebut?  Sungguh banyak pertanyaan pertanyaan tetapi, penulis betul betul tidak tahu jawabannya yang pasti.
 
3. Dalam peristiwa Pentakosta, dikatakan tentang angin keras, api dan bahasa bahasa lain.  Apakah berarti bahwa bila tidak seperti itu kejadiannya maka baptisan Roh Kudus jaman sekarang adalah baptisan Roh Kudus yang tidak benar?
Dalam Peristiwa baptisan Roh Kudus jaman sekarang, penulis banyak menemukan kesaksian tentang bahasa Roh, angin dingin sejuk, angin panas tetapi penulis belum menemukan peristiwa seperti digambarkan pada peristiwa Pentakosta dengan lidah lidah api, bergoyangnya rumah tempat doa.

4. Dalam banyak kisah disebutkan bahwa salah satu karunia baptisan Roh Kudus adalah kuasa untuk menyembuhkan.  Bahkan disebutkan bahwa Paulus dan Petrus disebutkan diberikan karunia untuk membangkitkan orang mati.
Apakah anda pernah mendapatkan karunia tersebut sebagai orang yang disembuhkan ?.
Memang dalam banyak hal kejadian atau kesaksian, kita meyakini bahwa kuasa Yesus bukan hanya bisa terjadi dalam gerakan Karismatik saja.  Kuasa Yesus tidak akan bisa dibatasi oleh suatu gerakan apapun.
Kalau begitu, apa bedanya penyembuhan karena peristiwa baptisan Roh Kudus dan penyembuhan lainnya.  Tentu kita mesti yakin bahwa semuanya dilakukan oleh pribadi yang sama, yaitu Tuhan Kita Yesus Kristus.

5. Lihatlah pertobatan Saulus.  Dari seseorang yang membenci murid murid Yesus, dia kemudian berubah menjadi seorang pengikut Kristus yang utama baik karena keberaniannya maupun karena ajaran ajarannya.

6. Lihatlah peristiwa Petrus dan Kornelius.  Disini disebutkan bahwa rasul Petrus sungguh sangat terkejut karena   karunia Roh Kudus juga diberikan kepada bangsa bangsa lain.

7. Lihatlah kisah tentang Paulus menyeberang ke Makedonia.  Diceritakan bahwa paulus dilarang oleh Roh Kudus untuk pergi ke suatu tempat.  Dan Paulus mendapat penglihatan seseorang yang meminta tolong agar menyeberang ke Makedonia.
Dapatkah anda membayangkan bagaimana Roh Kudus melarang Paulus dan bagaimana Paulus mendapatkan penglihatan itu?
Apakah anda pernah mengalami suatu keanehan, atau firasat tertentu sehingga anda tidak jadi pergi ke suatu tempat karena ada firasat atau penglihatan tertentu?

8. Lihatlah Kisah Paulus di Efesus, dimana Paulus bertanya:
Katanya kepada mereka: “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?”  Akan tetapi mereka menjawab dia: “Belum, bahkan kami belum mendengar ada Roh Kudus.”
Apakah anda termasuk orang Kristen atau pada khususnya orang Katolik yang juga belum pernah mendengar tentang adanya Roh Kudus.

9. Lihatlah Kisah tentang anak anak Skewa, dimana diceritakan tujuh anak Skewa mencoba mengusir roh jahat dengan menggunakan nama Yesus dan Paulus.  Tetapi bukannya keluar tetapi malahan mereka sendiri yang diserang oleh roh itu.
Apa yang dapat ditarik pelajaran dari peristiwa ini? Kalau tidak salah membaca, Gereja Katolik tidak mengajarkan atau mendorong kepada semua orang untuk melakukan prosesi pengusiran roh jahat karena tugas ini diberikan hanya kepada imam tertentu saja yang memang mempunyai karunia tersebut.

10. Lihatlah kisah tentang pembicaraan dengan orang Yahudi di Roma:
 Kamu akan mendengar, dan mendengar, namun tidak mengerti,  Kamu akan melihat dan melihat, namun tidak bisa menanggap.  Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. Kalimat itu bukan hanya ditujukan untuk suatu bangsa saja tetapi bisa juga untuk perseorangan yang mungkin mempunyai kesulitan dalam hubungannya dengan Tuhan, ataupun yang ingin mempunyai hubungan yang erat dengan-Nya.

Karena kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, maka banyak orang berkata atau akan berkata:  “I was blind but now I see”

Joel HH

Last Updated on Tuesday, 14 September 2010 14:53